Caption: Model WC Umum Anggaran 952 Juta Dibangun di Desa Paslaten Satu. (*).
Amurang, Swarakawanua. Id-Proyek bantuan WC Umum ke Desa Paslaten Satu, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang bersumber dari dana Kementerian PUPR tahun anggaran 2021 berkisar 952 juta disinyalir kuat menyimpang.
Pasalnya, model WC umum ukuran mini dengan anggaran nyaris 1 miliar itu diduga dikerjakan asal jadi kepada masyarakat penerima bantuan pemerintah tersebut.
Karena itu, Tipikor Polres Minsel didesak segera turun memeriksa dugaan penyimpangan pekerjaan bantuan WC umum di Desa Paslaten Satu yang pada saat itu dipimpin oleh Lerry Tumondo.
Berdasarkan data lapangan yang dikumpulkan Media Swarakawanua. Id dari sumber-sumber layak dipercaya di Desa Paslaten Satu, anggaran bantuan WC umum ke Desa Paslaten Satu berkisar 952 juta.
Dari anggaran 952 juta itu, hanya dibangun sebanyak 42 unit WC umum asal jadi kepada masyarakat.

“Kalo mo lia model bantuan WC umum ini, yang dibangun tanpa plester dalam dan luar, paling tinggi nilainya 15juta sudah termasuk bayar tukang. Sehingga kalau dikalikan 42 unit WC, maka angaran yang terpakai cuma 630.000.000,” sebut sumber di Desa Paslaten Satu yang meminta indikasi dugaan korupsi dana WC Umum segera diungkap aparat penegak hukum di Kabupaten Minahasa Selatan.
Seperti diketahui, Dana bantuan WC umum dari Kementerian PUPR ke Desa Paslaten Satu, disalurkan melalui kelompok yang dibentuk oleh pemerintah setempat di desa tersebut.
Kelompok yang mengelola bantuan dana pembangunan WC Umum diketuai oleh Iron Sorongan yang menjabat Sekretaris Desa (Sekdes) Paslaten Satu.
Dana bantuan WC umum kepada. Masyarakat Desa Paslaten Satu didrive oleh Rion Sorongan Cs.
Seperti diketahui WC Umum dibangun di Desa Paslaten Satu yakni Jaga Satu sebanyak 6 unit, Jaga 2 sebanyak 10 unit, Jaga 3 sebanyak 13 unit, Jaga 4 sebanyak 13 unit. Total WC umum sesuai data lapangan sebanyak 43 unit dengan anggaran berkisar 952 juta.
Sementara itu, mantan Kumtua Desa Paslaten Satu Lerry Tumundo belum berhasil dikonfirmasi wartawan karena telpon seluler yang dihubungi tidak mau diangkat. Walaupun sudah berkali-kali ditelpon.
Ketua Kelompok yang mengelola pekerjaan pembangunan WC Umum yakni Rion Sarongan saat dikonfirmasi via ponsel pada Sabtu (16/06/2023) sekitar pukul 14.00 Wita, menjelaskan, bantuan WC umum yang dikerjakan oleh kelompok yang menerima dana dari kementerian PUPR sebanyak 54 unit WC di Desa Paslaten Satu.
“Bantuan WC umum dari kementerian PUPR tahun anggaran 2021. Sekitar 52 atau 54 wc umum yang dibangun oleh pihak kelompok kepada masyarakat. Kita so lupa anggarannya, ” ungkap. Sorongan yang mengaku sudah tidak ingat lagi anggaran satu unit WC umum dibuat.
Soa data lapangan masyarakat hanya 42 unit WC yang direalisasikan, menurut Iron Sorongan itu tidak benar. “Kalau nda 52 atau 54 unit wc umum yang ada dibangun, ” tepis Sorongan.
Dia menjelaskan, wc umum dibangun tanpa plester dalam dan luar karena sesuai juknis dan RAP dari kementerian PUPR.
“Bagian dalam WC dalam hal ini lubang dan bagian lainya yang sesuai petunjuk kementerian. Proyek WC umum juga sudah diserahkan dan diperiksa oleh BPK RI, ” tutup Sorongan panjang lebar kepada wartawan. (Danz*).





















