Pengelolaan Sampah Teknologi Canggih, Ronny Sompie: Gibran Jadi Contoh Bagi Daerah di Indonesia

Caption::Irjen Pol. (Purna) Dr. Ronny Sompie SH, MH. (*).

Manado, Swarakwanua id-Bacaleg DPR RI Dapil Sulut dari Partai Golkar, Irjen Pol. (Purna) Dr. Ronny Sompie SH, MH menuturkan, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, punya konsep luar biasa dalam membangun Kota Solo terutama pengelolaan sampah yang sangat luar biasa.

Dimana pengelolaan sampah yang yang dilakukan Gibran dalam mengatasi sampah di Kota Solo dengan teknologi canggih berbasic pembangkit energi listrik.

Menurut Ronny Sompie, belum ada satupun walikota dan bupati di Indonesia yang punya konsep pengelolaan sampah pembangkit tenaga listrik.

“Hanya Gibran yang mampu mencetuskan ide brilian itu dan dibuktikan di Kota Solo,” ujar Mantan Kapolda Bali ini.

Lanjut Putra asli Tonsea asal Desa Sukur ini, program pengelolaan sampah yang dibuat Gibran di Kota Solo akan menjadi pilot project bagi kabupaten/kota di Indonesia.

“Walau figur sangat muda tapi dia punya segudang ide brilian,” nilai Mantan Kadiv Humas Polri ini.

Caption: Gibran Rakabuming Raka Saat Meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah Teknologi Listrik. (“).

Dia juga menuturkan, Sulut termasuk bupati dan walikota bisa meniru konsep pengelolaan sampah yang dilakukan Gibran Rakabuming Raka.

“Kalau mau sampah dikelola secara baik, maka bupati-walikota di Sulut jangan malu-malu belajar ke Gibran,” jelas Mantan Dirjen Imigrasi Kemenkum Ham ini.

Dia menyarankan agar tiga daerah berdekatan yakni Manado, Minahasa dan Minut bisa mencoba menerapkan pengelolaan sampah seperti di Kota Solo ke depannya.

Seperti diketahui, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Putri Cempo yang diberi nama PLTSa Surakarta pada Senin, 30 Oktober 2023. Acara peresmian itu turut dihadiri perwakilan enam bupati di wilayah Solo Raya, yakni Karanganyar, Sukoharjo, Sragen, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri. 

Gibran berharap PLTSa Surakarta itu tidak hanya akan dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Solo melainkan juga daerah lainnya, khususnya di Solo Raya.

 “Kita ingin bukan Solo saja yang nantinya dapat menikmati kecanggihan dari alat-alat yang ada di tempat ini seperti warga di Klaten, Wonogiri, dan lainnya,” ujar Gibran. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *