Internal Caleg PDIP Resah, Beredar Kabar ‘Penguasa Tomohon’ Target Suara ke Pejabat Menangkan Caleg Tertentu

Caption: Foto Kampanye Partai PDIP di Salah Satu Dapil.(*).

Tomohon,Swarakawanua.id-
Pemilu 2024 tinggal menghitung hari saja.

Kabar terkini para caleg PDIP yang bertarung untuk merebut kursi ke DPRD Kota Tomohon, kini gelisah dan resah terkait kabar yang beredar bahwa oknum ‘Penguasa Tomohon” memberikan target suara kepada para pejabat di sejumlah dapil di Kota Tomohon untuk memenangkan caleg tertentu di masing-masing dapil.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terlebih internal caleg PDIP.

Menurut kabar yang beredar, para pejabat yang berdomisili di sejumlah dapil di Tomohon diwajibkan untuk memenangkan oknum-oknum caleg tertentu sesuai dengan target suara yang telah ditetapkan.

Kabar ini khususnya mencuat di dapil Tomohon 4 (Tomohon Utara), dimana para pejabat yang berdomisili di wilayah tersebut diinstruksikan untuk memenangkan salah satu caleg sesuai dengan target suara yang telah pasang.

Dikabarkan bahwa jika para pejabat gagal dalam mencapai target tersebut, maka konsekwensinya adalah jabatan sebagai taruhan.

Beberapa sumber terpercaya yang memilih untuk tidak disebutkan namanya menyampaikan kekhawatiran terhadap gaya berpolitik seperti ini yang dinilai merusak demokrasi serta mengkacaukan kondisi internal caleg PDIP yang bertarung merbut kursi ke DPRD Kota Tomohon.

Mereka menyatakan bahwa seharusnya penguasa dalam konteks demokrasi harus bersikap netral dan tidak memihak dalam pemilihan umum.

Kabarnya, intimidasi seperti ini telah menimbulkan kecemasan di kalangan pejabat dan masyarakat umum di Kota Tomohon termasuk caleg di line up PDIP.

Sejumlah pihak menyatakan bahwa ancaman evaluasi jabatan bagi para pejabat yang tidak memenuhi target suara tertentu sangat tidak etis dan merugikan bagi proses demokrasi yang seharusnya bersifat adil dan bebas dari tekanan.

Pihak-pihak terkait diharapkan untuk mengklarifikasi kabar ini secara terbuka dan transparan guna menjaga integritas dan keadilan dalam proses pemilihan umum.

Selain itu, pihak berwenang diharapkan dapat melakukan investigasi menyeluruh terkait kabar ini guna menjamin proses pemilu yang demokratis, bebas, dan adil bagi semua peserta dan pemilih.

Sayangnya sampai berita ini diturunkan, Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. dikonfirmasi lebih lanjut lewat telpon seluler dan melalui nomor whatssap (+62 852-556***)
belum memberikan klarifikasi kepada beberapa media. (Danz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *