Caption: Para Kumtua Mitra Dipimpin Arnold Polii Pertemuan Dengan YSK. (*).
Mitra”,Swarakawanua.id-Sempat kecolongan mengnonaktifkan 6 pejabat Hukum Tua (Kumtua) di Mitra, Pemkab Mitra melalui Pejabat Bupati yakni Denny Manglaa kembali mengakatifkan 6 Kumtua itu pada Rabu (19/02/2025).
6 Kumtua di Mitra yang disebut-sebut tim Kumtua YSK yakni Hukum tua Desa Bukuukum tua Desa Buku Tengah Denal Bataria. Hukum tua Desa Ponosakan Belang Erwin Kandow., uHkum tua Desa Minanga Tiga Sukardi Selerang, Hukum tua Desa Wioy Satu Kariyani Kolinug, Hukum tua Desa Tombatu Tiga Tengah Ronald Polii..
Mereka dinonkatifkan oleh Camat pada hari Selasa (18/02/2025) sempat viral di medsos.. Penonaktifkan mereka dengan alasan bahwa temuan dana desa oleh pihak Inspektorat Ksbupaten Mitra
.
Namun tak kurang dari 1 hari, 6 Kumtua itu kemudian diaktifkan ke.mbali oleh Pejabat Bupati Mitra, juga ikut viral di Medsos
Padahal 6 Kumtua Mitra ini merupakan pendukung militan Gubernur YSK-Viltory di Pilgub Sulut. yang baru saja dilantk.
Dasar tak segaris di Pilkada Sulut membuat jabatan mereka menjadi korban politik Pemkab Mitra melalui camat.
Niamun kini pejabat Bupati Mitra. mengaktifkan..kembali mereka karena kebijakn camat diaggap sudah kelirilu memangkas jjabatan mereka.
. Ubur-ubur Ikan Lele So Aktif Le. Mereka pendukung YSK bukan cuma ngu-ngaku tapi memang ini asli, pasang badan sejak awal YSa mencalonkan diri sebgai Cagub Sulut.
Sebelumnya, tindakan pengecut Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) yang menonaktifkan beberapa Hukum Tua atau Kepala Desa, mendapat kecaman keras dari Relawan Kita Prabowo (KIPRA). Kebijakan brutal Pemkab yang dipimpin PJ Bupati Denny Mangala itu dinilai tidak mencerminkan kewibawaan pemerintah. Apalagi kebijakan disusupi motif politik dimana Kades yang dinonaktifkan ditengara sudah masuk kotak terlebih dahulu karena tidak segaris di Pilkada 2024.
Ronald Polii Cs dipastikan siap mendukung penuh semua program kerja Bupati Mitra yanh baru Roland Kandoli. bersama Wabubnya. Sinergitas pemerintahan Pemkab Mitra dan Pemprov Sulut dipimpin YSK-Viktory serta pemerintah pusat akan membua pembangunan berjalan sesuai rencana daerah dan rakyat sejajteram (Danz*).
“
.
“
“
“





















