Manado, swarakawanua. Enak jadi pejabat seperti Tahlis Gallang, siapapun pemenang gubernur dan wakil gubernur sulut, dia mendapat posisi empuk di pemerintahan. Pasalnya, banyak kaki tangannya sudah mulai mengucapkan selamat kepada dirinya, karena akan segera duduk di kursi Sekprov Sulut menggantikan Steve Kepel.
Rekam jejak Tahlis Gallang adalah pejabat pemprov yang garis keras terhadap partai merah di pilkada sulut lalu.
Karena dia dijanjikan sekprov oleh calon gubernur Steven Kandouw dan anggota DPR RI Yasti Soepredjo jika PDIP menang pilkada.
Janji manis itu membuat Tahlis Gallang harus all out menangkan paslon PDIP di wilayah BMR. Walaupun habis habisan bertarung di pilkada untuk merah, karena termakan janji SK dan YS untuk duduk sekprov sulut. Sehingga dia lupa bahwa dirinya adalah seorang abdi negara yang tak boleh terkontaminasi partai politik.
Namun karena nafsunya membumbung bumbung sebagai sekprov dan backrond keluarganya adalah dari partai merah, sehingga dengan sengaja dia pakai kaos bercorak merah dan angkat jari simbol partai PDIP sebagai wujud dan bentuk komitmennya berada di barisan paling depan pejabat di partai tersebut.
Namun perjuangan gigihnya pupus meraih kursi sekprov di barisan PDIP, karena merah kalah di pilkada.
Kendati merah kalah tapi upaya merebut jabatan sekprov sulut terus dilakukan Tahlis dengan memakai kader merah yang menggandeng tokoh tokoh kunci BMR yang ikut memenangkan YSK-Victory di daerah tersebut.
Video Steven Kandouw dan Yasti menjanjikan Tahlis Gallang sekprov ramai beredar media sosial saat ini. Danz



























