Mamado, Swarakawanua.id-Lelaki Agli Tambengi (17) warga Karame, kecamatan Singkil, kota Manado, yang dilaporkan hilang di aliran DAS Tondano, akhirnya ditemukan.
Namun sayangnya lelaki ABG itu ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Korban ditemukant terapung sekitar jam 11 siang setelah kurang selama 7 jam melakukan pencarian oleh tim SAR/Basarnas dan BPBD kota Manado serta pihak-pihak terkait.
Jenazah korban kemudian dibawa oleh keluarga ke rumah duka dan menolak untuk dilakukan otopsi.
Sementara itu, Tim BPBD Kota Manado yang tergabung dalam tim pencarian korban menyampaikan korban ditemukan sudah meninggal.
“Korban ditemukan tim 300 meter dari lokasi jatuh. Ditemukan di dekat jembatan kampung Arab,” kata Arifin.
Diketahui, sebelumnya korban dan dua rekannya yang merupakan warga Karame, Kecamatan Singkil sempat minum minuman keras di pinggiran DAS Tondano, Minggu pagi sekitar pukul 07.00 Wita.
Menurut Ilham Boham salah satu saksi mengatakan, usai minum-minum itu, korban mandi di Sungai Tondano. “Korban sempat ditegur agar tak mandi karena dipengaruhi miras,” ungkapnya.
Sementara,David Henoch yang tertidur di pinggiran sungai sempat tercebur dan hanyut tapi sempat diselamatkan warga. Namun hingga Minggu pagi Korban tidak pulang. (Danz/tim-15).


























