Korban Sriwijaya Sudah 40 Kantong, 1 Diketahui Pramugara Bernama Okky

Jakarta, SwaraKawsnua.ID-Operasi pencarian atau SAR Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu masih berlangsung. Total ada 40 kantong jenazah yang dikumpulkan hingga sore ini.

“Sampai sore ini ada perkembangan yang tadinya 18 kantong jenazah yang sudah kita temukan hari ini bertambah 22. Jadi total kita sudah mengumpulkan 40 kantong jenazah,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Purnawirawan Bagus Puruhito di Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).

Bagus menyampaikan operasi pencarian yang dilakukan berfokus pada evakuasi korban pesawat Sriwijaya Air SJ182. Kendati begitu, operasi pencarian tersebut juga turut dilakukan terhadap material pesawat.

“Adapun material, tadi mendapatkan penambahan dua kantong dan saat ini operasi SAR masih tetap berlangsung di area,” ucap Bagus.

Selanjutnya, Bagus meminta masyarakat mendoakan setiap instansi dan pihak yang terlibat dalam operasi pencarian ini sehingga berjalan dengan lancar dan terselesaikan dengan baik.Hasil rekonsiliasi tersebut, sore ini tim dapat mengidentifikasi salah satu korban kecelakaan atas nama Okky Bisma. Kita dapat identifikasi satu korban Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan,” tambahnya.

Sementara itu, sampai pukul 17.00 WIB ini, tim DVI telah menerima sampel DNA dari keluarga korban sebanyak 53 sampel DNA.

Dari data yang ditampilkan, Okky Bisma berjenis kelamin laki-laki dengan golongan darah O. Berdasarkan data di e-KTP, Okky Bisma berstatus pelajar/mahasiswa namun dia diketahui merupakan pramugara Sriwijaya Air. Okky Bisma beralamat di Jakarta dan berusia 29 tahun.

Untuk diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, pada Sabtu, 9 Januari 2021, pukul 14.40 WIB. Pesawat hilang kontak setelah 4 menit mengudara.

Operasi SAR masih terus dilakukan hingga saat ini. Bagian serpihan pesawat sudah mulai ditemukan dan tim gabungan pun telah mendeteksi keberadaan black box pesawat di lokasi. (dns/dtc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *