Manado,warakawanua.id-Otak di balik penembakan lelaki Fernando alias Edo warga Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Mitra, Sulut, diduga kuat tidak lepas dari pemodal tambang ilegal di daerah Alonso Ratatotok yakni WNA asal China lelaki Yuho.
WNA asal China Yuho kerja sama dengan lelaki Nano telah menguras kandungan emas dari Bumi di Ratatotok miliaran rupiah lewat kegiatan tambang ilegal.
Lebih sadisnya lagi, lokasi tambang ilegal itu dipersenjatai penembak bayaran dari pihak Brimob Pdlda Sulut.
Akibatnya salah satu warga Sulut tewas di lokasi tambang ilegal milik Yuho tersebut.
Namun begitu, WNA China Yuho ini sangat spesial di mata aparat Kepolisian.
Yuho sampai saat ini tak tersentuh hukum walaupun aktivitas tambang ilegal di Ratatotok sudah sekian kali makan korban.
Karena itu, masyarakat Sulut termasuk Mitra .meminta Kapolda Sulut segera menangkap dan memenjarakan Yuho, karena sudah mengscaukan situasi di daerah Ratatotok.
“Jangan datang dan ambil kekayaan emas di Ratatotok lalu bawa ke daerah lain. Kasihan rakyat kita mau makan apa, apalagi sampai main tembak-tembak masyarakat,” ungkap Ketua RAKO Sulut, Hariyanto.
Dia berharap Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Langie segera menindaklanjuti kasus. tewasnya warga Basaan akibat penembak bayaran Yuho di lokasi tambang ilegal tersebut. (Danz*).






















